JALAN MENUJU KEHANCURUAN ROMA DI DEPAN MATA
JALAN MENUJU KEHANCURUAN ROMA DI DEPAN MATA, YAITU JALAN YANG DISIAPKAN XI JINPING
Ketika anak-anak bertanya bucket list apa di tahun 2023 yang akan kita penuhi?,
maka saya menjawab sederetan impian dan ter highlight, mengunjungi situs sejarah Roma emperan, kita mau berkunjung ke situs sejarah kerajaan Romawi, agar paham Mengapa Romawi bisa menjadi kerajaan selama 1600 tahun, bahkan saking luas wilayah ibukotanya sampai dibagi dua.
Yaitu Romawi Barat di Roma dan Romawi Timur di Konstantinopel.
Romawi Timur, menjadi wilayah Turki dan sebagian Yunani beribukota di Konstantinopel yang sekarang menjadi Istambul.
oh by the way (Conscious mode/Rnrich) di narasi-narasi di awal-awal perang Ukraina diserbu Rusia mengatakan, kemungkinan besar Turki akan menyerbu Yunani, seperti halnya Tiongkok akan mengambil alih Taiwan, namun pejabat yang berkuasa sekarang dari awal era selalu mengatakan tidak akan ada perang lagi.
ternyata doaaar,,, Ukraina diserbu dan perang terjadi, baru lah para pejabatnya gelapan kayak orang enggak bisa berenang nyebur ke kali,😂.
kemudian sebentar lagi Taiwan di anexasi Tiongkok, waktunya Ya terserah xi Jinping tapi niatnya kencang poooll, dan enggak tahu lagi apa yang akan dilakukan oleh pejabat yang berkuasa, pastinya bingung berpihak ke mana, dagangan yang bergantung pada Tiongkok jadi hilang, dan Indonesia bisa bangkrut padahal nggak ikut perang, saking gedenya kebergantungan pada Tiongkok yang tidak ada antisipasi lainnya, cinta buta banget deeh dengan Tiongkok😄😄😝😝😝...
dalam perang Ukraina Rusia mengambil Ukraina bukan hanya menahan serangan NATO namun romantisme sejarah Alexander The Great dan Uni Soviet masih ada dalam benak Putin, seperti halnya Erdogan punya romantisme grade Bizantium maka pasti Turki akan menyerbu Yunani, seperti halnya Tiongkok pasti akan menyerbu Taiwan agar menjadi satu negara satu sistem dalam Emporium Tiongkok, yang seperti halnya Newmind punya romantisme terhadap bersatunya nusantara kembali dengan impian wilayahnya dari terpotongnya kanal kera, hingga kepulauan Melanesia Fiji dan micronesia kiribati di timur sampai Filipina di utara, sampai Pulau Pasir dan Christmas Island di sisi Selatan.
ada 24 negara yang bakal masuk dalam konfederasi Nusantara baru di tahun 2049.Kembali ke Roman Emperor yang memiliki sejarah panjang selama 1600 tahun, yang ternyata bisa roboh juga, dalam 8 kali percobaan penaklukan serangan tersebut, namun yang terakhir baru bisa menaklukkannya adalah sang Jendral, sang kaisar genseric yang mengendalikan laut dari Afrika Utara, yang membuat lapar Roma.
Namun bukan karena genseric pintar Romawi kalah, di dalam Romawi terjadi kehancuran tatanan sosial yang pejabatnya seenaknya korup, penguasanya gemar foya-foya, tentara petugas keamanan yang menekan rakyat dan sistem keadilan yang buruk hanya memihak yang bayar, momen ini Ditunggu dengan tepat oleh genseric, yang akhirnya bisa menaklukan Roma, sejarah ini harus saya kunjungi situsnya mulai dari Turki di Istanbul, terus ke Roma, saya ingin napaktilasi agar nanti ketika Newmind mendapat mandat, kesalahan Romawi tidak kita ulangi.
Pelajaran yang didapat adalah menyerang sebuah negara besar akan sulit mengalahkannya dari luar, harus dari dalam. ketika dalamnya bobrok, inilah masa dari luar menyerang, dan kalau kita kuat di dalamnya selalu terjaga integritasnya, patriotismenya, Swasembada kebutuhan dasar Mandiri sandang, pangan, papan, pulsa, kesehatan, pendidikan, sistem hukum yang adil, kesamaan peluang dan pejabatnya orang-orang yang mirit berdasarkan meritokrasi orang prestasi maka sulit negara tersebut akan rubuh kekuasaan 2000 tahun Nusantara pasti bisa tercapai hancurnya Tiongkok bisa dari dalam hancurnya Amerika juga harus dimulai dari dalam sebelum mereka saling menghancurkan dari dalam maka secara kedaulatan Indonesia harus menyiapkan Indonesia emas di tahun 2045 GDP Harus naik 20 kali dari sekarang, dalam 22 tahun ke depan GNP minimum 30 triliun, mimpi🙄.. ya memang mimpi, namun selama masuk dalam pikiran anda, maka semuanya bisa terjadi.
Anda tidak perlu percaya sekarang, cukup masukkan saja ke otak anda tentang misi Nusantara baru atau lemurian baru deh biar lebih powerful.
Mengapa saya ingin belajar tentang Romawi, karena beberapa tahun yang lalu, kami sudah mempelajari sejarah yang saya sangat Minati yang lainnya yaitu sejarah Andalusia, kita semua tahu usia negara Indonesia belum sampai 80 tahun.
Andalusia pernah menjadi pusat peradaban Islam dunia, yang wilayahnya mulai dari Persia, Arabia hingga Eropa selama lebih kurang 700 tahun.
Andalusia adalah pusat pemerintahannya yang berada di Granada, Saya sangat ingin mengetahui sejarah Andalusia yang sangat powerfull itu kok bisa bubar.?!!
Apa karena serangan musuh dari luar, musuh Andalusia waktu itu adalah kerajaan Aragon yang sekarang menjadi negara Spanyol, ada yang menarik dari Raja Ferdinand of Aragon itu, yaitu terus mengirim mata-matanya ke Granada, selain menunggu "TIMING" dia menunggu kelemahan Granada terjadi, yang dilakukan sang mata-mata tersebut sebenarnya sangat sederhana, yaitu memantau ocehan masyarakat Granada, Suatu saat mata-mata araGon melihat anak kecil menangis, dihampiri sang bocah dan bertanya tentang apa yang menyebabkan dia menangis, "dijawab aku menangis karena anak panahku tidak tepat sasaran." jawab sang bocah.
Bukannya kamu bisa mencoba lagi kata Sang mata-mata, jawaban sang bocah cukup mengejutkan "jika satu anak panah saya gagal mengenai musuh, Apa mungkin Musuh memberikan saya kesempatan untuk memanah lagi". mendengar ocehan bocah tersebut sang mata-mata menyarankan kepada raja Ferdinand, untuk tidak menyerang Granada.
saat itu anak kecilnya saja sudah begitu, gimana orang-orang dewasanya.
beberapa belas tahun kemudian sang mata-mata kembali ke Granada dan dilihatnya dua orang dewasa secara terpisah, yang satu bersedih yang satu menangis.
dia pun bertanya kepada yang bersedih, "Mengapa kamu bersedih?" dijawab : "Saya mendapatkan hukuman berat untuk sesuatu yang tidak saya kerjakan."
lalu kepada yang menangis dia bertanya, "Mengapa kamu menangis?" tanya si mata-mata
Di jawab : "kekasihku pergi meninggalkanku, untuk menjadi kekasih sang pejabat" jawab orang itu, maka sang mata-mata memberikan kode, inilah "TIMING" yang tepat untuk melakukan penyerangan, karena ocehan warganya akan ketidakadilan dan sudah rusak norma sosial negara, raja Ferdinand pun menyiapkan tentaranya dalam waktu 1 tahun kemudian masuk dan menaklukkan Andalusia, tidak butuh lama Granada sebagai benteng terakhir kaum muslimin di Eropa waktu itu, dapat dikuasai dengan mudah.
apa moral story cerita Granada ini, Mungkinkah tragedi Granada terulang di negeri Tiongkok atau terulang di Amerika, atau bisa terjadi di negeri kita tercinta Indonesia ini.
Mungkinkah? apa ocehan rakyat Saat ini?
ngomong-ngomong ada yang mau ikut RNRICH/CONSCIOUS MODE menyusuri sejarah kerajaan Romawi
di tahun 2023.
ikan hiu dalam lemari, yuk mari🤭🤭..

.jpeg)
.jpeg)

Komentar